Tuesday, January 1, 2013

Manusia tidak sempurna

Pernah liat kembang api?
Ya, pasti udah pd pernah liat kan kembang api di tahun baru yg begitu gemerlapan, berlomba2 untuk dinyalakan, berlomba2 suara dan berlomba2 pula cahaya yg di tembakkan ke langit malam yang akan membuat malam menjadi bagus dengan cahayanya, betapa kita mengagumi jika ada satu kembang api yg menyala diatas itu.

Ingatkah pepatah, tiada asap tanpa api?
Ya, kembang api yg saya ceritakan juga mempunyai asap.
Asap tersebut muncul bersamaan dengan kembang api yg dinyalakan tadi. Semakin banyak kembang api yg dilontarkan, semakin banyak pula asap yg ada di udara bersamanya, hasilnya? Hasilnya adalah asap yg jika hanya 1 kembang api dilontarkan, dan ada jeda yg sangat panjang, asap itu akan menghilang dengan cepat, tapi jika kembang api yg dilontarkan bersamaan banyak, maka asap tersebut akan mengepul dan lama hilangnya.

Begitulah cerita tentang kembang api itu.

Seperti layaknya manusia, asap yg muncul bagaikan kekurangan2 dlm diri kita, perbuatan2 bodoh dlm diri kita yg terkadang kita malu mengakuinya, malu untuk mengungkapkannya keluar pdhl itu perlu diungkapkan sehingga diri kita tidak mengalami rasa takut.
Pertanyaan "bagaimana jika" , "gimana kalau", dan masih banyak lg perkataan yg mendorong kita untuk melakukan suatu tindakan bodoh yg kadang kita malu mengakui, kalau perlu tidak ada org lain yg tahu, yg kadang malah membuat diri kita termotivasi untuk berbohong.
Berbohong demi kebaikan? Itu tidak ada, sekali kamu mulai dengan kebohongan, maka kebohonganyg lain akan muncul untuk menutupinya. Seperti kembang api tadi, semakin banyak dilontarkan maka asap nya semakin banyak dan akan mengurangi keindahan kembang api itu sendiri.

Ada lagi cerita dari sebuah buku yg menceritakan tentang 2 bata jelek. 2 bata jelek ini menceritakan ketika seorang dengan tanpa ahli pertukangan membangun sebuah tembok, tanpa sadar dia begitu keras mencoba membangun sebuah tembok itu dengan level ingin sempurna tembok itu, tapi apa yg terjadi? Malah ada 2 bata yg miring, yg menurutnya membuat tembok itu menjadi jelek, dan dia tidak ingin semua org melihat 2 bata jelek yg ada disitu karena perbuatannya, dia malu. Tapi apa? Sungguh diluar pemikirannya, org lain yg melihat malah menyatakan tembok tersebut indah, yg membuat tembok sampai terheran dan bertanya kenapa? Kan disitu ada 2 bata jelek yg membuat tembok itu jd buruk dan berusaha dirobobkan, tp org lain ini bilang, walau 2 bata jelek itu ada, tp masih ada 998 bata yg bagus. Maka sang pembuat tembok ini menjadi sadar, kenapa selama ini dia hanya terfokus ke 2 bata saja, dan tidak melihat ke 998 bata lainnya yg bagus?

Seperti layaknya manusia, 2 bata itu selalu ada dlm diri kita, 2 bata itu adalah kekurangan kita, tapi ingat msh ada 998 bata lain yaitu kebaikan2 diri kita sendiri. Kalau kita hanya terfokus terus dengan keburuk2an itu, kita tidak akan bisa berubah menjadi baik dan akan menghilangkan 998 bata yg bagus itu.

Referensi : cacing dan kotoran kesayangannya, -ajahn brahm-

-R.K-

Thursday, December 13, 2012

promise

promise alias janji, kapan sebuah janji itu ditepati atau terpenuhi?
tergantung dari sebuah janji, janji apa yang terucapkan dari seseorang kepada orang lain atau kepada Tuhan.
janji yang diucapkan, kadang dapat berubah sesuai keadaan? apakah hal tersebut dikatakan sebuah janji?
jawabannya bukan, misalnya 'gw bakal ada buat lu selamanya' , selama apanya? selama hidup? selama dia deket? atau selama dia hidup saja?
janji akan terpenuhi selama kita menjalankannya.
bingung juga kalau dilogika,banyak cabangnya, janji itu kebanyakan dianggap terpenuhi misalnya 'oke gw janji hari selasa tgl 2 dateng ya' , dan orang yg mengucapkan itu datang pada hari dan tanggal yg dia sebutkan, baru itu namanya menepati sebuah janji.
jika janji yang diucapkan berlaku untuk seumur hidupmu bagaimana memenuhinya sedangkan keadaan pasti berubah2, dan tidak tahu kapan bisa seperti yang diucapkan atau tidak.?
pertanyaan yang menarik, dan jawabannya baru saya dapat tadi malam dari teman saya yg bilang bahwa janji itu terpenuhi selama kita menjalankannya dengan tulus dan ikhlas, jadi janji itu seumur hidup? iyaa, makanya jangan sembarangan ngucapin janji ya.

misalnya lagi ada orang yang menikah kemudian bercerai, kemana janji yang sudah diucapkan? padahal janji tersebut sudah diucapkan berjanji sehidup semati?
seakan sebuah janji itu hanya merupakan kata2 yang tidak penting.
Janji jangan hanya sekedar janji, jangan hanya berucap saja, tp perlu pembuktian, itulah manusia, jika hanya sebuah kata2, dan tdk prnh membuktikan itu hanyalah omong kosong, beda kalau ada perasaan, tapi tidak pernah d tunjukkan atau d ucapkan.

Hai manusia, hendaknya lihat dulu sebelum membuat keputusanmu, lihatlah keadaan berubah2, jangan lah berjanji sembarangan kalau tdk bisa memenuhinya..

Wednesday, July 11, 2012

kata vs perbuatan

Tema hari ini tuh KATA vs PERBUATAN .
coba, temen2 bisa tebak lebih penting mana?
post saya yg lama ada tema tentang kata2, walau sebuah kata, kata itu bisa merusak atau membangun.
kalau mana yg lebih penting menurut saya, dua-duanya sama pentingnya, dan ga bisa hanya salah satu yg menonjol.

dalam hidup ini, semua harus seimbang, ya kadang berat sebelah ya wajar, tapi ga terus harus berat sebelah terus karena kamu merasa nyaman disana.

sekarang bedanya kata sama perbuatan tu apa?
kalau kata2, diucapkan, dan bisa d baca, kelihatan,, tapi kalau perbuatan, hanya bisa dilihat, ga diucapkan,, persamaannya apa?? sama2 bisa dilihat dan dirasakan..

kawan, kalau hanya sekedar kata2 tanpa kamu lakuin, itu juga bullshit seperti hal nya iman tanpa perbuatan itu sia2.
dalam hal nya 1 Yohanes 3:18 = "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran."
dan jika itu hanya perbuatan tanpa diucapkan, itu juga hal yg bullshit.
karena kata2 dan perbuatan yg kamu lakukan itu harus sama, jika kmu hanya berkata2 tanpa perbuatan, banyak orang yang tidak akan percaya kamu. begitu pula sebaliknya dengan perbuatan.

lihat dari hidup sehari2, dalam hal pacaran, dalam hal berumah tangga, coba saja blg cinta cinta cinta tapi perbuatanmu menunjukkan benci benci benci dan dendam, ga akan ada yang bakal percaya kalau kamu benar2 mencintainya karena perkataan dan perbuatanmu berbeda 360 derajat.

begitu pula dengan Yesus, dia berkata dia anak Allah, manusia meminta bukti, Tuhan kasih bukti dengan orang buta bisa melihat lagi, orang lumpuh dari lahir bisa berjalan, dan membangun bait Allah dalam 3 hari, itu semua mukjizat yang hanya bisa dilakukan Allah, dan bukti untuk membuat kita percaya akan perkataan dan janji2Nya.

R.K