sebuah kata yaitu pikiran.
selain emosi, yg mengendalikan 99% manusia dalam aktifitas sehari-hari ada lagi satu hal yg mengendalikan dalam dirimu, yaitu pikiran.
darimana sih sebenarnya kita punya pikiran - pikiran yg ada di otak kita?
suatu pertanyaan besar yg entah gw jg bingung mau jawab gimana.
hahahaaha
berawal dari otak, otak kita ini pemberian dari Tuhan yg membedakan dari makhluk ciptaan-Nya yg lain.
kita diberi otak untuk berfikir, nah fikiran itu datang dari dalam diri kita.
kok bisa? ya dari sananya begitu sih ya.
pikiran ini bisa ada 2 hal, yaitu positif dan negatif.
nah bahas deh ni 2 hal mengenai pikiran itu sendiri.
positif :
yaitu cara berpikir, (ngerangkai kata2 dalam otak) yg baik.
negatif :
yaitu cara berpikir, (ngerangkai kata2 dalam otak) yg tidak baik.
kok cuma itu?
selanjutnya bahasnya sama2 dong, karena udah d bagi 2 pun mereka tetep 1. romantis yah (apa sih ==").
oke gimana sih kok bisa pikiran baik/buruk ada di otak kita?
jadi seperti ini srangkaian, otak kita itu terhubung dengan seluruh tubuh kita, baik dalam maupun luar.
nah, dari dalam otak itu biasa mengambil tindakan, bagaimana manusia bisa berperilaku baik/buruk.
otak ga bersahabat dengan perasaan? mungkin aja, ada kalanya dimana otak kalah sama perasaan, ataupun perasaan yg kalah sama otak. jadi mana yg dilakukan manusia adalah mana yg menang antara otak/perasaan. tapi ada kalanya jg kok pikiran sama perasaan sama, ya itu karena semua terkoneksi.
dikala otak berpikir positif, semua yg kita lakukan pasti terasa ringan, tapi kalo udah mikirnya jelek, pasti hasilnya ga bakal maksimal, atau nantinya bakal balik ke diri sendiri deh, bisa jadilah bad bad bad bad bad mood.
balik lagi, pikiran dalam otak ini bisa sangat mempengaruhi hidup anda dibaris kedua setelah perasaan.
kenapa? karena perasaan atau emosi anda lebih dominan pengaruhnya ke kehidupan daripada otak anda. coba anda pikir, ketika anda diputus pacar, apa yg ada? rasa sakit dan patah hati kan? walaupun otak mengajak anda berkompromi dan berpikir "ya sudahlah,msh byk yg lain" tapi hati tidak akan bisa diberi tahu seperti itu, hati akan lebih merasakan dan mendalam walaupun jarang orang yg mengekspresikan perasaannya ke dalam wajah dan perilaku, tapi mata anda tidak bisa berbohong, karena disana adalah ekspresi perasaan yg paling dalam dan tidak bisa dibohongi, dibawah mata, ada hal lain lagi yg tidak dapat anda sembunyikan yaitu tingkah laku,kata2,suara,dan ekspresi wajah dari semua itu kita bisa mengetahui sedikit perasaan orang seperti apa.
ya, disini ada sedikit keterikatan, pikiran mempengaruhi perasaan dan perasaan mempengaruhi pikiran.
contoh sedikit, pikiran negatif bisa buat mood rusak. nah klo perasaan sedih, kecewa, terutama dendam, bisa memunculkan pikiran negatif yg rata2 menghindar dari org tersebut atau malah mencela org tersebut.
kalau perasaan happy, senang, pastinya pikiran menjadi lebih seger, ngerjain sesuatu tidak dianggap sebagai beban.
kekuatan pikiran, seperti yg dimiliki oleh para pesulap atau pun mentalis2 di tv itu, itu sesungguhnya terjadi, karena kekuatan pikiran itu besar.
contoh kalau anda berpikir positif selalu penuh motivatif, pasti otomatis anda akan termotivasi untuk melakukan sesuatu dengan catatan perasaan anda tidak sedang kacau balau.
bener ga pikiran itu bisa dipengaruhi sama lingkungan dari luar? sangat bisa. karena pikiran bisa berubah-ubah. pikiran bisa memilih mana yg akan manusia lakukan.
kalau dari dalam? tentu saja, karena pikiran itu ada di diri kita sendiri, dimana pikiran itu bisa dipengaruhi sama perasaan kita, sama apa yg kita lihat, apa yg kita rasakan.
semua kembali lagi dari "kata" yg anda ucapkan,rasakan, dan pikirkan.
dari sanalah bermula pikiran, dan perasaan.
dari sebuah "kata" dalam "pikiran" dapat menjadi suatu hal yg besar
ya, semua tergantung dari diri anda sendiri karena andalah yg menentukan kehidupan anda, bukan orang lain.
R.K

